By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Update CirebonUpdate CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Reading: FGD di Poso Soroti Praktik Baik Penguatan Kohesi Sosial dan Desa Damai
Share
Update CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Search
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Follow US
Update Cirebon > Berita Nasional > FGD di Poso Soroti Praktik Baik Penguatan Kohesi Sosial dan Desa Damai
Berita Nasional

FGD di Poso Soroti Praktik Baik Penguatan Kohesi Sosial dan Desa Damai

Muhajir
Last updated: 2026/05/12 at 6:27 AM
Muhajir Published May 12, 2026
Share
SHARE

UPDATECIREBON.COM — Wahid Foundation bersama Libu Perempuan menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Kompilasi Praktik Baik dan Pembelajaran Pelaksanaan Program Tahun 2025 di Kabupaten Poso” di Hotel Ancyra, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Kegiatan ini menghadirkan pemerintah daerah, organisasi masyarakat sipil, tokoh masyarakat, media, civitas akademika serta perwakilan desa dampingan program.

FGD ini menjadi ruang bersama untuk merefleksikan capaian pelaksanaan program selama tahun 2025 sekaligus memperkuat sinergi multipihak dalam membangun ketahanan masyarakat dan kohesi sosial di Kabupaten Poso. Kegiatan turut dihadiri perwakilan pemerintah daerah, forum masyarakat, pemerintah desa, kelompok perempuan, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Perwakilan Wahid Foundation, Fanani, menyampaikan bahwa program Desa Damai yang dijalankan sejak 2023 bertujuan memperkuat ketahanan dan kemandirian masyarakat melalui pelibatan kelompok perempuan, orang muda, dan pemerintah desa.

“Program ini tidak berdiri sendiri. Kami ingin memperkuat simpul-simpul kolaborasi yang sudah ada di masyarakat agar ketahanan sosial dapat tumbuh bersama dan berkelanjutan,” ujarnya.
Dalam forum tersebut, berbagai praktik baik dipaparkan, mulai dari penguatan kapasitas kelompok perempuan, penguatan forum masyarakat di tingkat desa, hingga ruang-ruang dialog lintas komunitas yang melibatkan masyarakat dan pemerintah desa.

Direktur Libu Perempuan, Dewi Rana, menegaskan bahwa pendekatan berbasis relasi sosial dan kepercayaan menjadi kunci dalam memperkuat kohesi sosial di tingkat komunitas.

“Pendekatan seperti ini tidak bisa berhenti pada ruang pertemuan formal saja. Trust atau kepercayaan menjadi fondasi penting agar sekat-sekat di masyarakat semakin menipis,” katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Poso, Markarma Lasimpala, menyampaikan apresiasi atas upaya berbagai pihak dalam menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat Poso. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat sipil, dan komunitas menjadi bagian penting dalam memperkuat kehidupan sosial yang damai dan inklusif.

“Poso adalah miniatur Indonesia dengan keberagaman suku dan agama. Karena itu, penguatan toleransi dan saling menghargai harus terus dirawat bersama,” ujarnya.

Dalam forum tersebut juga disampaikan pentingnya memastikan berbagai inisiatif berbasis komunitas berjalan selaras dengan upaya penguatan ketahanan sosial dan pembangunan masyarakat yang inklusif di tingkat daerah maupun nasional.

Selain menjadi ruang refleksi capaian program, FGD ini juga menjadi wadah bagi peserta untuk menyampaikan masukan terhadap penguatan program ke depan, termasuk perlunya memperluas pelibatan perempuan, anak muda, dan komunitas lintas desa dalam membangun ruang aman, dialog, dan solidaritas sosial.
Ke depan, Wahid Foundation dan Libu Perempuan berharap praktik baik yang tumbuh dari masyarakat Poso dapat terus diperkuat dan direplikasi sebagai upaya bersama menjaga perdamaian, memperkuat kohesi sosial, serta mendorong masyarakat yang inklusif, tangguh, dan harmonis.(*)

Rekomendasi

Berita NasionalReligi

Kemenhaj Pastikan Kepulangan Jemaah Lancar

Berita NasionalReligi

Kemenhaj Ingatkan Jemaah soal Ketentuan Bagasi dan Larangan Bawa Zamzam

Berita Nasional

Wamendagri Bima: Penurunan Anak Tidak Sekolah Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045

Berita Nasional

Ibukota Papua Selatan Disiapkan jadi Pusat Riset Padi Dan Pendidikan Pertanian

Muhajir May 12, 2026 May 12, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Leave a comment Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Berita Nasional
Viva Yoga: Politisi PAN Harus Bersikap Tulus, Bukan Basa-basi
June 8, 2026
Berita Nasional
Ibukota Papua Selatan Disiapkan jadi Pusat Riset Padi Dan Pendidikan Pertanian
June 8, 2026
Berita NasionalReligi
Menhaj Apresiasi Stakeholder Penyelenggaraan Haji
June 8, 2026
Berita NasionalReligi
Jemaah Gelombang Kedua Mulai Bergerak ke Madinah
June 8, 2026

Stay Connected

49 Follow
212 Follow

Berita Terkait

Berita Nasional

Viva Yoga: Politisi PAN Harus Bersikap Tulus, Bukan Basa-basi

June 8, 2026
Berita Nasional

Ibukota Papua Selatan Disiapkan jadi Pusat Riset Padi Dan Pendidikan Pertanian

June 8, 2026
Berita NasionalReligi

Menhaj Apresiasi Stakeholder Penyelenggaraan Haji

June 8, 2026
Berita NasionalReligi

Jemaah Gelombang Kedua Mulai Bergerak ke Madinah

June 8, 2026
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Reading: FGD di Poso Soroti Praktik Baik Penguatan Kohesi Sosial dan Desa Damai
Share
Follow US
©2023 updatecirebon.com - All Rights Reserved.
berita cirebon
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?