By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Update CirebonUpdate CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Reading: Sambut Investasi China, Wamen Viva Yoga Dukung Industrialisasi Bambu di Kawasan Transmigrasi
Share
Update CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Search
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Follow US
Update Cirebon > Berita Nasional > Sambut Investasi China, Wamen Viva Yoga Dukung Industrialisasi Bambu di Kawasan Transmigrasi
Berita Nasional

Sambut Investasi China, Wamen Viva Yoga Dukung Industrialisasi Bambu di Kawasan Transmigrasi

Muhajir
Last updated: 2025/12/19 at 1:50 AM
Muhajir Published December 19, 2025
Share
SHARE

UPDATECIREBON.COM – Kedatangan delegasi Promosi Perdagangan Indonesia-Guangdong (PPIG) di Kantor Kementerian Transmigrasi (Kementrans), Kalibata, Jakarta, 18/12/2025, disambut hangat oleh Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi. Kedatangan delegasi yang dipimpin oleh Indonesia Executive Chairman Mr Sim dan Director of The Economic Diplomacy Office Mr Jay Yu itu untuk melakukan penjajakan investasi dari China di Indonesia.

Dalam pertemuan, PPIG mempresentasikan investasi pengembangan bambu varietas reed (reed bamboo) di kawasan transmigrasi. Bambu jenis ini memiliki banyak kelebihan dan nilai ekonomi yang tinggi. Pohon yang saat ini dikembangkan di China dan Malaysia bisa diolah menjadi fiber bamboo (serat bambu). Serat bambu bisa digunakan menjadi berbagai bahan pakaian dan aksesorisnya seperti kaos, jaket, kaos kaki, penutup kepala, dan jenis baju lainnya. Pakaian yang terbuat dari serat bambu dikatakan memiliki kelebihan dibanding bahan yang lain.

Apa yang dimanfaatkan dari reed bambu tak hanya bisa diolah menjadi serat namun daun yang ada bisa dimanfaatkan menjadi pakan ternak, sapi. “Reed bamboo juga bisa mereduksi karbon dioksida sehingga rumpun bambu itu bisa dimanfaatkan sebagai pasar karbon yang bernilai tinggi”, ujar Jay Yu.

Untuk mengembangkan reed bamboo, tak sulit. Pohon ini bisa bertahan selama 15 tahun tanpa pupuk dan rekayasa budidaya lainnya. Dengan lahan seluas, 0.27 Ha, petani bisa mengembangkan bambu ini. Dalam setahun dari menanam reed bamboo di luas lahan 1 Ha mampu menghasilkan keuntungan 12.750 US$. Harga bibit dari bambu ini hanya 0,6 US$.

PPIG ingin memproduksi serat bambu di Indonesia. “Kami ingin investasi di Indonesia dengan harapan menjadikan negeri ini sebagai produsen serat bambu terbesar di Asia Tenggara”, ujar Jay Yu. “Di Malaysia sudah kami kembangkan namun volumenya kecil”, tambahnya. Untuk itu mereka ingin investasi mulai dari penanaman hingga pengolahan sehingga investor dari China ingin sekaligus membangun pabrik. Satu pabrik dibangun di setiap lahan 70 Ha.

Mendapat pemaparan mengenai reed bamboo dan adanya keinginan investasi di kawasan transmigrasi, Viva Yoga menyambut gembira. Menurutnya masyarakat dari Sabang sampai Merauke sudah tidak asing lagi dengan pohon bambu. “Banyak lahan yang ditanami bambu baik budidaya maupun tumbuh alami”, ujarnya.

Mengembangkan bambu di kawasan transmigrasi menurut Viva Yoga merupakan salah satu program Kementrans. Diungkap, dirinya beberapa waktu yang lalu berkunjung ke Yayasan Bambu Indonesia. Yayasan Bambu Indonesia yang diketuai oleh Jatnika Nanggamihardja memiliki padepokan bambu di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. “Di sana ada 161 varietas”, ujarnya. “Kami memilih varietas apa yang cocok dikembangkan di kawasan transmigrasi”, tambahnya.

Dalam soal kerja sama dengan pihak lain dalam menanam pohon bambu, menurut Viva Yoga pernah dilakukan di Kawasan Transmigrasi Ponu Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Program itu dilakukan untuk membuat biomassa sebagai energi listrik. “Kementrans bekerja sama dengan salah satu anak perusahaan dari BUMN besar di Indonesia”, ungkapnya. “Proyek itu saat ini masih dalam proses”, tambahnya. Dirinya berharap investasi dari China untuk mengembangkan serat bambu di kawasan transmigrasi benar-benar terealisasi.

Mantan Anggota Komisi IV DPR dua periode itu ingin di kawasan transmigrasi ada industrialisasi. Industrialisasi di kawasan transmigrasi disebut bagian dari transformasi transmigrasi di era Presiden Prabowo Subianto. “Transmigrasi saat ini bukan hanya sekadar memindah penduduk namun berorientasi pada kesejahteraan”, tuturnya. Dengan industrialisasi itulah orientasi pada kesejahteraan akan tercipta.

Dalam investasi di kawasan transmigrasi, Viva Yoga menegaskan agar transmigran dan masyarakat yang menempati kawasan transmigrasi harus dilibatkan. “Bila dilibatkan selain memperoleh manfaat ekonomi, juga akan ikut menjaga”, ucapnya.

Editor: Alwi

Rekomendasi

Muhajir December 19, 2025 December 19, 2025
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Leave a comment Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Berita Nasional
Sambut Mudik Lebaran 2026, Tiket Kereta Api Reguler Terjual 382.047 Tiket
February 3, 2026
Berita Nasional
Angkut 47,4 Juta Pelanggan Sepanjang 2025, Kereta Api Jarak Jauh KAI Jaga Emisi Karbon Tetap Terkendali
February 3, 2026
Berita Nasional
KAI Angkut 983.036 Ton Barang Non Batu Bara Selama Januari 2026, Perkuat Rantai Pasok Nasional
February 2, 2026
Berita Nasional
Menag Salurkan Bantuan Rp596 Juta untuk Madrasah, Guru, dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua
February 1, 2026

Stay Connected

49 Follow
212 Follow

Berita Terkait

Berita Nasional

Sambut Mudik Lebaran 2026, Tiket Kereta Api Reguler Terjual 382.047 Tiket

February 3, 2026
Berita Nasional

Angkut 47,4 Juta Pelanggan Sepanjang 2025, Kereta Api Jarak Jauh KAI Jaga Emisi Karbon Tetap Terkendali

February 3, 2026
Berita Nasional

KAI Angkut 983.036 Ton Barang Non Batu Bara Selama Januari 2026, Perkuat Rantai Pasok Nasional

February 2, 2026
Berita Nasional

Menag Salurkan Bantuan Rp596 Juta untuk Madrasah, Guru, dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua

February 1, 2026
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Reading: Sambut Investasi China, Wamen Viva Yoga Dukung Industrialisasi Bambu di Kawasan Transmigrasi
Share
Follow US
©2023 updatecirebon.com - All Rights Reserved.
berita cirebon
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?