UPDATECIREBON.COM – Suasana berbeda terlihat di SDN Ciremai Giri, Kota Cirebon, pada Kamis (14/8/2025). Sejak pagi, puluhan guru dari berbagai jenjang pendidikan tampak antusias mengikuti On Job Training (OJT) Pendampingan 1 sebagai bagian dari program piloting Pembelajaran Mendalam (PM) di Kota Cirebon.
Kegiatan ini diikuti oleh kepala sekolah, guru PAUD, guru SLB, hingga guru SD sampai SMA. Mereka merupakan peserta yang sebelumnya sudah mengikuti pelatihan Pembelajaran Mendalam di SMPN 1 Kota Cirebon pada 8–12 Juli 2025 lalu.
Berbeda dengan pelatihan sebelumnya yang lebih banyak membahas teori, OJT kali ini fokus pada praktik nyata di kelas. Setiap peserta diminta membuat Rencana Pembelajaran Mendalam (RPM) dan video pembelajaran berdurasi dua jam pelajaran (sekitar 70 menit).

Hasil karya itu kemudian diunggah ke Learning Management System (LMS). Dari semua RPM dan video yang masuk, dua di antaranya dipilih untuk dianalisis bersama. Peserta lain memberikan masukan sekaligus pujian, sehingga pembelajaran berikutnya bisa lebih baik lagi.
“Dari kegiatan ini, kami bisa belajar banyak dari praktik teman-teman guru lainnya. Ada banyak ide baru yang bisa diterapkan di kelas,” ungkap salah satu peserta.
Meski kegiatan berlangsung panjang dari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB, para guru tetap bersemangat. Diskusi hangat dan suasana penuh kolaborasi membuat sesi OJT terasa hidup hingga akhir acara.
Tak sedikit guru yang mengaku mendapatkan pengalaman baru dari praktik pembelajaran yang ditampilkan. Semangat berbagi dan saling mengapresiasi terlihat jelas sepanjang kegiatan.

Setelah OJT Pendampingan 1 ini, agenda berikutnya adalah Pendampingan 2, yang akan digelar di SD Sukasari pada 16 September 2025 mendatang. Dalam tahap ini, para peserta akan menyaksikan langsung praktik pembelajaran dari dua guru terpilih berdasarkan kesepakatan bersama.
Dengan pendampingan berkelanjutan ini, diharapkan guru-guru Kota Cirebon semakin siap mengimplementasikan Pembelajaran Mendalam di sekolah masing-masing. Program ini juga menjadi langkah penting untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih bermakna, inovatif, dan menyenangkan bagi peserta didik.
Penulis: Eka Wahyu Setiati
Guru SDN Ciremai Giri
