By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Update CirebonUpdate CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Reading: Jadi Pembicara Kunci Rakornas Posyandu, Mendagri Tekankan Pentingnya Perkuat Desa
Share
Update CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Search
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Follow US
Update Cirebon > Berita Nasional > Jadi Pembicara Kunci Rakornas Posyandu, Mendagri Tekankan Pentingnya Perkuat Desa
Berita Nasional

Jadi Pembicara Kunci Rakornas Posyandu, Mendagri Tekankan Pentingnya Perkuat Desa

Muhajir
Last updated: 2024/08/26 at 11:40 AM
Muhajir Published August 26, 2024
Share
SHARE

UPDATECIREBON.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan pentingnya memperkuat desa untuk menekan laju urbanisasi. Saat ini pemerintah telah melakukan berbagai upaya, salah satunya melalui Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) seperti Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) serta Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK).

“Sama seperti PKK, sama seperti RT/RW (Rukung Tetangga/Rukun Warga), sama seperti karang taruna, itu [Posyandu] bagian dari lembaga kemasyarakatan desa untuk memperkuat desa,” kata Mendagri saat menjadi pembicara kunci pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Posyandu 2024 bertajuk “Transformasi Posyandu sebagai Lembaga Kemasyarakatan Desa untuk Kesejahteraan Masyarakat” di ICE BSD Tangerang, Senin (26/8/2024).

Dia menjelaskan, urbanisasi memang menjadi isu krusial yang perlu diperhatikan sehingga desa harus diperkuat. Pasalnya, urbanisasi menjadi masalah utama di negara maju seperti Jepang dan Korea Selatan. Di kedua negara tersebut sebagian besar masyarakat lebih memilih tinggal di perkotaan, sehingga desa ditinggalkan.

Mendagri menerangkan, fenomena urbanisasi membuat kehidupan kota semakin kompetitif. Masyarakat terjebak saling berkompetisi untuk bisa bertahan hidup lantraran biaya hidup lebih mahal dibandingkan di desa. Akibatnya, masyarakat dituntut untuk menjadi pekerja unggul, terdidik, dan terlatih. Karena itulah, sambung Mendagri, masyarakat kemudian fokus pada pendidikan dan karier, sehingga mereka takut berumah tangga karena khawatir tidak mampu mencukupi kebutuhan sehari-hari.

“Menikah juga tidak berani kalau belum mendapat pekerjaan yang betul-betul mantap, aman, yang gajinya cukup untuk mereka, biaya hidup, bisa untuk mencicil rumah atau apartemen, mencicil kendaraan, biaya makan dan lain-lain,” tambahnya.

Berkaca dari laju urbanisasi di beberapa negara, pemerintah Indonesia terus berupaya memperkuat desa agar angka urbanisasi bisa dikendalikan. Pemerintah berupaya menjadikan desa sebagai pusat ekonomi dan penyumbang pertumbuhan ekonomi nasional. Pembangunan juga tidak hanya fokus di perkotaan, tetapi menyeluruh hingga tingkat desa. Saat ini pemerintah memiliki kementerian khusus yang mengurusi desa. Selain itu, disediakan pula anggaran khusus bagi desa agar bisa berkembang.

“Totalnya adalah selama pemerintahan Pak Jokowi sudah [menyalurkan sekitar] Rp538 triliun untuk desa, yang belum pernah ada di masa sebelumnya,” ujarnya.

Tak hanya itu, kepala desa juga diberikan penguatan dan pemberdayaan agar kapasitasnya semakin meningkat. Kemudian dibuat pula program pemerintah pusat melalui kementerian/lembaga yang juga menyasar desa. “Nah saya beranggapan kalau ini dikerjakan, pembangunan di kota dikerjakan maju, pembangunan di tingkat desa juga paralel diperkuat, ini akan menjadi kekuatan bagi kita untuk melompat negara kita,” tandasnya.

Reporter: Yudistira
Editor: Zen

Rekomendasi

Berita NasionalReligi

Menhaj Evaluasi KKHI Madinah, Siapkan Transformasi Layanan Kesehatan Haji yang Lebih Efektif

Berita NasionalReligi

Kemenhaj Pastikan Kepulangan Jemaah Lancar

Berita NasionalReligi

Jemaah Gelombang Kedua Mulai Bergerak ke Madinah

Berita Nasional

Ibukota Papua Selatan Disiapkan jadi Pusat Riset Padi Dan Pendidikan Pertanian

Muhajir August 26, 2024 August 26, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Leave a comment Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Berita Nasional
Viva Yoga: Politisi PAN Harus Bersikap Tulus, Bukan Basa-basi
June 8, 2026
Berita Nasional
Ibukota Papua Selatan Disiapkan jadi Pusat Riset Padi Dan Pendidikan Pertanian
June 8, 2026
Berita NasionalReligi
Menhaj Apresiasi Stakeholder Penyelenggaraan Haji
June 8, 2026
Berita NasionalReligi
Jemaah Gelombang Kedua Mulai Bergerak ke Madinah
June 8, 2026

Stay Connected

49 Follow
212 Follow

Berita Terkait

Berita Nasional

Viva Yoga: Politisi PAN Harus Bersikap Tulus, Bukan Basa-basi

June 8, 2026
Berita Nasional

Ibukota Papua Selatan Disiapkan jadi Pusat Riset Padi Dan Pendidikan Pertanian

June 8, 2026
Berita NasionalReligi

Menhaj Apresiasi Stakeholder Penyelenggaraan Haji

June 8, 2026
Berita NasionalReligi

Jemaah Gelombang Kedua Mulai Bergerak ke Madinah

June 8, 2026
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Reading: Jadi Pembicara Kunci Rakornas Posyandu, Mendagri Tekankan Pentingnya Perkuat Desa
Share
Follow US
©2023 updatecirebon.com - All Rights Reserved.
berita cirebon
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?