UPDATECIREBON.COM – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Cirebon mengecam aksi penganiaya anggota Banser dan Kyai di Karawang Jawa Barat beberapa waktu lalu.
Ketua PC GP Ansor Kota Cirebon, H. Abd Sholeh meminta aparat penegak hukum untuk bertindak cepat dan tegas atas kasus tersebut.
“Oleh karena itu kami minta aparat hukum bertindak cepat dan tegas atas kasus tersebut. Ini negara hukum jangan biarkan aksi anarkis dan brutal terhadap kyai dan Banser dibiarkan terjadi”, kata Kang Sholeh.
Menurutnya, saat ini GP Ansor Kota Cirebon masih percaya pada pengak hukum untuk menangkap dan menghukum pelaku sebagai efek jera. GP Ansor Banser akan ikut mengawal proses hukum kasus tersebut.
“Untuk di buka selebar-lebarnya pada masyarakat, hukum yang salah dengan berkeadilan”, pungkas H. Sholeh.
Sebelumnya, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, minta kepada aparat kepolisian segera menuntaskan kasus pengeroyokan terhadap rombongan pengurus PCNU dan Banser Kawarang, Jawa Barat, Sabtu10 Agustus 2024. Pengeroyokan itu dilakukan oleh orang tak dikenal.
Khusus kepada Anggota GP Ansor dan Banser, Gus Yahya menginstruksikan supaya menahan diri, tidak bertindak sendiri-sendiri sehingga memperkeruh keadaan.
“Saya sebagai Ketum PBNU menginstruksikan kepada seluruh jajaran NU dan kepada jajaran GP Ansor dan Banser untuk menahan diri dan mempercayakan sepenuhnya penanganan masalah ini kepada pihak kepolisian. Tidak boleh bertindak sendiri-sendiri, tidak boleh bereaksi apapun, semua harus disiplin untuk taat kepada hukum,” kata Gus Yahya.
Begitu juga kepada warga NU pada umumnya, Gus Yahya mengimbau agar juga melakukan cooling down terhadap permasalahan ini.
Reporter: Ade MN
Editor: Zen
