UPDATECIREBON.COM – Mahasiswa yang mengikuti kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Di Desa Dompyong Kulon, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, turut serta dalam kegiatan Haul K.H ASY’ARI yang dilaksanakan pada Hari Sabtu, 20 Juli 2024 yang dimulai pada pukul 08.00-23.00 WIB.
Haul K.H ASY’ARI merupakan kegiatan rutin tahunan yang dilaksanakan oleh seluruh masyarakat Desa Dompyong Kulon dan sekitarnya. “Acara tahunan ini merupakan salah satu cara untuk mengenang jasa K. H Asy’ari dikarenakan beliau menyebarkan agama islam di desa ini, kemudian juga 70% penduduk desa dompyong Kulon merupakan keturunan beliau” menurut Kang Miftah selaku ketua pelaksana acara Haul di Desa Dompyong Kulon.
Haul K.H. Asy’Ari tahun ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, pejabat setempat, dan warga desa serta turut terlibat juga Mahasiswa KKN UINSSC Kelompok 55. Acara ini berlangsung di Masjid K.H Asy’ari yang menjadi pusat kegiatan keagamaan di daerah tersebut serta masjid Al-Muttaqin untuk kegiatan puncaknya yang dilaksanakan pada sabtu malam.
Acara Haul ini dilaksanakan pada 20 Juli 2024 dilakukan dengan beberapa kegiatan, seperti Khotmil Qur’an yang dilaksanakan pada jam 05.30 – 10.00 WIB kemudian pada jam 13.00 -14.30 WIB para masyarakat Desa Dompyong Kulon dan sekitarnya melaksanakan ziarah ke makam K.H Asy’ari yang berada di Desa Gembongan Induk, Blok Warnasari, Kecamatan Babakan. Setelah itu dilanjut dengan kegiatan arak-arakan Marching Band dimulai pada pukul 14.30-16.30 WIB. Kemudian di jam 18.00 -19.00 WIB para masyarakat melakukan tahlil bersama dan dilanjut jam 19.00-23.00 acara puncak yaitu marhabanan dan tausiah dari K.H Mohammad Farid NZ dan K.H Ade Nasihul Umam, Lc. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan warga, serta memperkuat rasa persatuan di antara mereka.

Dengan adanya haul ini, diharapkan generasi muda dapat terus mengenang dan meneruskan perjuangan K.H. Asy’Ari. Selain itu, acara ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan agama dan kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Acara haul K.H. Asy’Ari di Dompyong Kulon bukan hanya sekadar mengenang, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat ikatan sosial dan spiritual di masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai yang diajarkan oleh K.H. Asy’Ari dapat terus hidup dan berkembang di kalangan generasi penerus.
Penulis: Mahasiswa KKN UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon
Editor: Alwi
