UPDATECIREBON.COM – Organisasi Kemasyarakatan Pemuda Pancasila memperingati Hari Lahir Pancasila di Bumi Pancasila, Desa Cisaat, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.
“Kegiatan ini merupakan peringatan Hari Lahir Pancasila yang selalu diperingati setiap 1 Juni,” kata DANKOTI MPC Pemuda Pancasila Kab Cirebon, Sakwad, Jumat (31/05/2024).
Menurut Sakwad, peringatan Hari Lahir Pancasila ini dihadiri oleh Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Akhmad Wiyagus, Danrem 063/Sunan Gunung Jati, Dandim 0620 Kabupaten Cirebon, Kapolres Kabupaten Cirebon, Ketua MPW Pemuda Pancasila Jawa Barat Dian Rahadian, serta para kader Pemuda Pancasila se-Jawa Barat.
“Kegiatan ini terselenggara atas prakarsa MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Cirebon,” ujar Sakwad.
Peringatan Hari Lahir Pancasila setiap tahun selalu diwarnai dengan berbagai kegiatan, mulai dari upacara bendera hingga diskusi publik yang membahas relevansi Pancasila dalam konteks kekinian. Di berbagai daerah, masyarakat turut mengadakan berbagai acara, seperti lomba pidato, seminar, dan kegiatan sosial yang menggambarkan semangat gotong royong.
Momen ini juga menjadi waktu yang tepat bagi setiap warga negara untuk merefleksikan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Di tengah tantangan globalisasi dan dinamika sosial-politik, Pancasila tetap relevan sebagai ideologi yang menjaga harmoni dan persatuan bangsa.

Hari Lahir Pancasila bukan hanya peringatan sejarah, tetapi sebuah ajakan untuk terus memupuk rasa kebangsaan dan solidaritas. Dengan memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila, kita dapat melangkah bersama menuju Indonesia yang lebih adil, makmur, dan berkeadilan sosial.
Dengan demikian, Hari Lahir Pancasila adalah momen yang penting bagi bangsa Indonesia untuk mempertegas komitmen terhadap nilai-nilai luhur yang telah menjadi fondasi berdirinya negara ini. Mari kita jaga dan lestarikan Pancasila dalam setiap langkah kehidupan kita.
Pancasila pertama kali diperkenalkan oleh Soekarno pada tanggal 1 Juni 1945 dalam sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Lima prinsip dasar yang diusulkan oleh Soekarno—Kebangsaan Indonesia, Internasionalisme atau Perikemanusiaan, Mufakat atau Demokrasi, Kesejahteraan Sosial, dan Ketuhanan yang Maha Esa—kemudian menjadi landasan ideologis negara yang dikenal sebagai Pancasila.
Pancasila bukan hanya sebuah dokumen sejarah; ia adalah pilar yang menopang kehidupan berbangsa dan bernegara. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya mencerminkan keragaman budaya, agama, dan etnis yang ada di Indonesia, serta menekankan pentingnya persatuan dan kesatuan.
Reporter: Ade MN
Editor: Tika
