By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Update CirebonUpdate CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Reading: Gelar Pertemuan Di Markas Besar IMO London, Indonesia Dan Jepang Bahas Kerjasama Di Bidang Transportasi Laut
Share
Update CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Search
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Follow US
Update Cirebon > Berita Nasional > Gelar Pertemuan Di Markas Besar IMO London, Indonesia Dan Jepang Bahas Kerjasama Di Bidang Transportasi Laut
Berita Nasional

Gelar Pertemuan Di Markas Besar IMO London, Indonesia Dan Jepang Bahas Kerjasama Di Bidang Transportasi Laut

Muhajir
Last updated: 2023/12/07 at 2:05 PM
Muhajir Published December 7, 2023
Share
SHARE

UPDATECIREBON.COM – London (7/12) – Indonesia dalam hal ini Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menggelar pertemuan di Markas Besar IMO London untuk membahas kerjasama antara Indonesia dan Jepang di bidang Transportasi Laut. Rapat yang dipimpin oleh Dirjen Perhubungan Laut, Capt Antoni Arif Priadi, menghasilkan sejumlah kesepakatan dan rencana kerjasama yang positif.

Capt. Antoni mengungkapkan satu poin utama yang dibahas adalah terkait dukungan pemerintah Jepang terhadap pencalonan Indonesia pada keanggotaan dewan IMO kategori C tahun 2024-2025.

“Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan ini, sambil menyampaikan selamat kepada Jepang yang juga terpilih kembali pada keanggotaan dewan IMO kategori A tahun 2024-2025,” ujarnya.

Tawaran Pemerintah Indonesia

Dalam rapat tersebut, Indonesia menyuarakan keinginan untuk meningkatkan kerjasama di bidang sumber daya manusia (SDM), khususnya terkait penerimaan tenaga pelaut Indonesia di kapal-kapal berbendera Jepang.

“Selain itu, Indonesia juga menawarkan kerjasama riset dan pelatihan dalam pengembangan dan penerapan Maritime Autonomous Surface Ships (MASS),” ungkapnya.

Pertemuan juga mencakup diskusi mengenai Green Shipping dan Decarbonisasi. Indonesia menginginkan bantuan Jepang dalam uji coba penggunaan biofuel pada mesin-mesin buatan Jepang, seperti Akasaka dan Yanmar.

“Kami menawarkan adanya Kerjasama riset dan pelatihan dalam pengembangan dan penerapan Green Shipping. Dan bersedia menerima hibah kapal atau teknologi Jepang yang telah menggunakan teknologi ramah lingkungan termasuk menerima untuk transfer teknologinya,” ungkap Capt. Antoni.

Tanggapan Pemerintah Jepang

Dalam tanggapannya, Director Ocean Development and Environment Policy Division Maritime Bureau MLIT, Imai Shin, menyampaikan berbagai hal terkait kebutuhan Jepang akan tenaga pelaut, pengembangan teknologi MASS, dan kajian terkait penggunaan bahan bakar ramah lingkungan.

Imai Shin mengungkapkan bahwa saat ini Jepang memang membutuhkan banyak tenaga pelaut untuk mengoperasikan kapal domestik Jepang namun SDM yang dimiliki Jepang saat ini tidak mencukupi sehingga direncanakan akan menerima pelaut asing pada kapal-kapal berbendera Jepang yang beroperasi di domestik. Terkait hal ini pemerintah Jepang masih akan melakukan pengaturan internal karena mekanisme saat ini yang berlaku kapal domestic Jepang harus diawaki pelaut berkewarganegaraan Jepang.

Pemerintah Jepang akan melakukan koordinasi dengan asosiasi pelayaran di Jepang untuk pembahasan mekanismenya. Jepang juga telah memiliki training centre dan metode pengujian untuk dapat bekerja di kapal berbendera Jepang.

Terkait pengembangan teknologi MASS, Jepang mengundang banyak negara untuk mengikuti workshop di Jepang terkait penarapan konvensi IMO termasuk terkait aturan MASS. Tahun 2025 pemerintah Jepang menargetkan dapat mengoperasikan kapal MASS diperairan Jepang, saat ini pemerintah Jepang banyak melakukan kajian terkait MASS karena banyak isu terkait MASS tidak hanya masalah teknologi kapalnya tetapi juga masalah lingkungan perairan, kelembagaan, aturan dan lainnya. Jepang akan melakukan sharing informasi terkait penerapan MASS yang dioperasikan di perairan Jepang dan perairan internasional nantinya.

Terkait penerapan green shipping, saat ini Jepang sedang melakukan kajian penggunaan bahan bakar ammonia dengan segala keuntungan dan dampaknya, ammonia merupakan bahan yang beracun sehingga perlu kehati-hatian dalam penggunaannya termasuk terhadap kebocoran dari kapal ke perairan. Jepang juga melakukan kajian terkait penggunaan bahan bakar Hydrogen untuk melakukan perbandingannya dengan bahan bakar ammonia pada saat yang sama.

Jepang menyambut baik adanya pertemuan ini dan akan menindaklanjuti penawaran dan permintaan Indonesia di internal kementerian Jepang.

Mengakhiri pertemuan ini, Direktur Jenderal Perhubungan Laut menyatakan bahwa hasil diskusi ini dapat diwujudkan dalam bentuk MoU di tingkatan Menteri dan MoA di tingkatan Dirjen. Kerjasama antara Indonesia dan Jepang diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam pengembangan sektor transportasi laut kedua negara. (AM)

Rekomendasi

Ciayumajakuning

Empat Sekolah di Kabupaten Cirebon Pamerkan Inovasi Lingkungan Lewat Gelar Karya GPBLHS

Berita Nasional

Kabut Asap Tebal Selimuti Kuching, Malaysia Tetapkan Status Darurat

Ciayumajakuning

198 Karung Beras Bansos Diamankan Polisi di Cirebon, Diduga Diperjualbelikan

Berita Nasional

Mendagri Ungkap 4 Mesin Pertumbuhan Ekonomi, Pemda Diminta Tak Cuma Kejar Angka

Muhajir December 7, 2023 December 7, 2023
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Leave a comment Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Religi
Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 digelar di Kota Semarang, Jawa Tengah
September 12, 2026
Berita Nasional
Perhimpunan UKM Indonesia Dukung Ketegasan BGN Tutup 1.999 Dapur SPPG yang Belum Penuhi Standar
September 11, 2026
Berita Nasional
Wamendagri Dorong Percepatan Pendataan Warga Terdampak Konflik di Jayawijaya dan Lanny Jaya
September 10, 2026
Berita Nasional
Pasca Erupsi Anak Krakatau, Kemenhub Pastikan Operasional Penerbangan Berjalan Normal
September 10, 2026

Stay Connected

49 Follow
212 Follow

Berita Terkait

Berita Nasional

Perhimpunan UKM Indonesia Dukung Ketegasan BGN Tutup 1.999 Dapur SPPG yang Belum Penuhi Standar

September 11, 2026
Berita Nasional

Wamendagri Dorong Percepatan Pendataan Warga Terdampak Konflik di Jayawijaya dan Lanny Jaya

September 10, 2026
Berita Nasional

Pasca Erupsi Anak Krakatau, Kemenhub Pastikan Operasional Penerbangan Berjalan Normal

September 10, 2026
Berita Nasional

Mendagri Ungkap 4 Mesin Pertumbuhan Ekonomi, Pemda Diminta Tak Cuma Kejar Angka

September 9, 2026
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Reading: Gelar Pertemuan Di Markas Besar IMO London, Indonesia Dan Jepang Bahas Kerjasama Di Bidang Transportasi Laut
Share
Follow US
©2023 updatecirebon.com - All Rights Reserved.
berita cirebon
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?