By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Update CirebonUpdate CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Reading: Temuan Kasus Antraks di Gunungkidul DIY, Wapres Minta Adanya Isolasi Kawasan untuk Cegah Penyebaran Lebih Luas
Share
Update CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Search
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Follow US
Update Cirebon > Berita Nasional > Temuan Kasus Antraks di Gunungkidul DIY, Wapres Minta Adanya Isolasi Kawasan untuk Cegah Penyebaran Lebih Luas
Berita Nasional

Temuan Kasus Antraks di Gunungkidul DIY, Wapres Minta Adanya Isolasi Kawasan untuk Cegah Penyebaran Lebih Luas

Muhajir
Last updated: 2023/07/07 at 10:32 AM
Muhajir Published July 7, 2023
Share
SHARE

UPDATECIREBON.COM – Belum lama ini, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melaporkan adanya temuan dua suspek kasus Antraks di Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Laporan ini menyusul temuan kasus tertanggal 23 Juni 2023 yang ditandai adanya lima kali rangkaian peristiwa kematian hewan ternak di lokasi setempat dalam kurun waktu Mei hingga awal Juni 2023. Saat ini, terdapat perkembangan kasus dimana ditemukan dua orang meninggal dunia setelah kedua korban diketahui mengonsumsi daging ternak sapi yang mati, sehingga terjadi penularan bakteri Bacillus Anthracis dari hewan ternak ke manusia.

Menyikapi kemunculan Antraks di Gunungkidul tersebut, Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin menegaskan untuk segera dilakukan isolasi kawasan dan orang yang diduga mengonsumsi daging tersebut agar tidak terjadi penyebaran ke daerah-daerah lain.

“Menteri Pertanian sudah melakukan langkah. Oleh karena itu kita harapkan bahwa supaya daerah itu diisolasi jangan sampai menyebar ke tempat lain,” tegas Wapres dalam keterangan persnya usai Salat Jumat di Kampus 3 Pondok Pesantren Muqimus Sunnah, Jl. Melaburi, Talang Buluh, Kab. Banyuasin, Sumatera Selatan.

Lebih lanjut Wapres menyampaikan, selain isolasi kawasan, penanganan medis terhadap para korban juga harus segera dilakukan sehingga masyarakat dapat kembali sehat.

“Yang kedua agar segera diatasi, supaya penyembuhan dapat dilakukan di daerah yang sekarang sudah terkena,” imbau Wapres.

Untuk itu, Wapres meminta seluruh pihak terkait, diantaranya Kementerian Pertanian, Kementerian Kesehatan, dan Pemerintah Provinsi DIY untuk melakukan berbagai upaya terbaik agar kasus Antraks di DIY ini dapat segera teratasi.

“Saya minta juga instansi terkait, Menteri Pertanian, Menteri Kesehatan, dan yang lain-lain, terus kita melakukan blocking (pemutusan) ya, supaya jangan menyebar ke mana-mana, dengan berbagai cara,” tutur Wapres.

Disisi lain, saat ditanya tanggapannya mengenai dugaan, terulang kembalinya kebocoran 34 juta data paspor warga negara Indonesia yang dilakukan oleh peretas Bjorka, Wapres pun menekankan agar semua instansi melakukan prosedur yang baik dalam mengamankan data-data yang dimiliki, baik data perusahaan maupun data perorangan/masyarakat.

“Kita harapkan semua instansi melakukan pengamanan kemungkinan terjadinya kebocoran itu,” imbuh Wapres.

Wapres juga menyatakan bahwa kasus peretasan merupakan isu global yang terjadi tidak hanya di Indonesia. Ia pun meminta agar dapat dilakukan penelusuran lebih detil dan rinci atas kasus peretasan seperti ini sehingga sumbernya dapat diketahui dan ditindak sesuai aturan yang berlaku.

“Saya kira sudah ada kebijakan pemerintah terkait dengan hal ini. Karena itu, ketika terjadi kebocoran maka akan kita telusuri dimana sumber kebocorannya,” pungkasnya.

Hadir mendampingi Wapres dalam keterangan pers ini, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dan Staf Khusus Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi Masduki Baidlowi.(am)

Rekomendasi

Olahraga

FIBA Tetapkan Pembagian Grup World Tour Shanghai 2026, Liman Pimpin Persaingan Tim Elite Dunia

Ciayumajakuning

Cirebon Raya Diusulkan Jadi Tuan Rumah Muktamar NU ke-35

Ciayumajakuning

Jembatan Penghubung Dua Desa di Kedawung Cirebon Nyaris Ambruk, Warga Khawatir Akses Vital Terputus

Ciayumajakuning

BMKG Imbau Petani di Indramayu Antisipasi Dampak Kemarau

Muhajir July 7, 2023 July 7, 2023
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Leave a comment Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Berita Nasional
Dam Jemaah Haji makin Tertib dan Transparan, Indonesia Perluas Manfaat Hingga Palestina
May 23, 2026
Ciayumajakuning
Jalan Rusak di Cirebon Kembali Dikeluhkan, Warga Soroti Kondisi Parah Jalan Pancuran Kejaksan
May 22, 2026
Ciayumajakuning
Cirebon Raya Diusulkan Jadi Tuan Rumah Muktamar NU ke-35
May 22, 2026
Ciayumajakuning
KTNA Dukung Modernisasi Pertanian PM-AAS di Indramayu
May 22, 2026

Stay Connected

49 Follow
212 Follow

Berita Terkait

Berita Nasional

Dam Jemaah Haji makin Tertib dan Transparan, Indonesia Perluas Manfaat Hingga Palestina

May 23, 2026
Berita Nasional

Dewan Pers Kecam Penangkapan Jurnalis Indonesia oleh Militer Israel di Gaza

May 19, 2026
Berita NasionalReligi

Jelang Armuzna, Kemenhaj Siapkan Layanan Konsumsi Siap Santap untuk Jemaah Indonesia

May 18, 2026
Berita NasionalReligi

Kemenhaj: Pembayaran Dam Harus Aman, Resmi, dan Sesuai Keyakinan Fikih Jemaah

May 18, 2026
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Reading: Temuan Kasus Antraks di Gunungkidul DIY, Wapres Minta Adanya Isolasi Kawasan untuk Cegah Penyebaran Lebih Luas
Share
Follow US
©2023 updatecirebon.com - All Rights Reserved.
berita cirebon
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?