By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Update CirebonUpdate CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Reading: Transmigran Gerbang Mas Perkasa dan TEP UI Sulap Lahan Tandus Jadi Pekarangan
Share
Update CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Search
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Follow US
Update Cirebon > Berita Nasional > Transmigran Gerbang Mas Perkasa dan TEP UI Sulap Lahan Tandus Jadi Pekarangan
Berita Nasional

Transmigran Gerbang Mas Perkasa dan TEP UI Sulap Lahan Tandus Jadi Pekarangan

Muhajir
Last updated: 2026/09/30 at 3:05 AM
Muhajir Published September 30, 2026
Share
SHARE

UPDATECIREBON.COM – Masyarakat Desa Sebunga di Kawasan Transmigrasi Gerbang Mas Perkasa, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, kini dapat menghemat biaya belanja harian sekaligus mewujudkan kemandirian pangan keluarga. Manfaat nyata ini dirasakan langsung oleh warga setelah pekarangan rumah yang sebelumnya tandus dan berbatu berhasil disulap menjadi kebun sayur berkat gotong royong bersama Tim Ekspedisi Patriot Universitas Indonesia (TEP UI).

“Kami senang dengan adanya Tim Ekspedisi Patriot, ibu-ibu di sini jadi ada kegiatan yang produktif. Hasil sayurannya nanti bisa untuk makan sehari-hari, tidak perlu membeli. Kalau membeli sayuran dari Sambas itu jauh, butuh dua jam perjalanan,” ujar Bu Ana Sofia, salah satu warga pemilik pekarangan percontohan di Sebunga, Selasa (1/9) lalu.

Sebelumnya kondisi fisik lahan menjadi rintangan utama di kawasan tersebut. “Di sini tanahnya kering, kuning berbatu, tidak ada air. Bukannya kami tidak mau menanam sayur, tetapi susah karena tanaman gampang mati,” ujar Mak Ola, warga transmigrasi lainnya menceritakan tantangan di wilayahnya, sabtu (29/8) lalu.

Merespons kendala tersebut, TEP UI menggelar Focus Group Discussion (FGD) pada Sabtu (29/8/26) lalu. Hasilnya warga menentukan lokasi lahan dan menyepakati penanaman 10 komoditas yang paling dibutuhkan yaitu timun, cabai, tomat, selada, daun bawang, kacang panjang, labu, kangkung, sawi, dan tanaman obat keluarga.

Proses penanaman dilakukan secara bertahap, dimulai dengan penggemburan tanah selama tiga hari menggunakan traktor tangan hasil dukungan dari Kapolsek Sajingan Besar. Dilanjutkan dengan penaburan kapur dolomit untuk menetralkan tanah yang asam dan penyemaian di rumah bibit menggunakan jaring peneduh. Tanah yang tidak lagi asam kemudian diperkaya dengan limbah sawit janjang kosong, pupuk kandang, pupuk organik cair dan pestisida nabati.

“Optimalisasi pekarangan ini merupakan bagian dari konsep Integrated Farming. Kami berharap, dengan adanya local champion dan kesepakatan sosial, program ini terus berjalan berkelanjutan secara mandiri,” ujar Rahayu, perwakilan TEP UI, Jumat (25/9) lalu.

Upaya kemandirian pangan di daerah transmigrasi ini sejalan dengan visi prioritas pemerintah pusat.

“Di tengah dunia sekarang, dunia yang penuh dengan konflik, bahkan dengan perang-perang di mana-mana, kita harus swasembada pangan, kita harus swasembada energi. Kita tidak boleh bergantung dengan bangsa lain,” ujar Presiden RI Prabowo Subianto dalam Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) pada Sabtu, (19/9/26).

Sejalan dengan arahan Presiden, Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pengembangan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono juga menambahkan agar para Patriot bisa memetakan masalah yang dihadapi masyarakat dan mencarikan solusi yang terbaik yang bisa ditindaklanjuti untuk memajukan ekonomi warga.

“Karena permasalahan itu pada akhirnya konteksnya lokal. Jadi kita boleh berpikir besar, sering kita menggunakan istilah think globally but act locally. Pada akhirnya lokal,” ujar Menko AHY saat audiensi dengan Tim Ekspedisi Patriot di Jayapura, Kamis, (17/9) lalu.

Editor: Yudistira

Rekomendasi

Olahraga

Leo/Daniel Taklukkan Liang/Wang di Final Asian Games 2026

Berita Nasional

Atasi Kelangkaan Air, Tim Ekspedisi Patriot dan Warga Klamono Kolaborasi Salurkan Air Kolam

Olahraga

Alwi Farhan Antar Indonesia Dekati Final

Berita Nasional

Hari ke-12 Pencarian KMP Virgo Transport 8, Kemenhub Kirim KN Kunyit Angkut Reefer Container

Muhajir September 30, 2026 September 30, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Leave a comment Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Berita Nasional
Dukung Program Perumahan Gentengisasi, Mendagri Bahas Rencana Pembangunan 2.200 Rumah Papua Pegunungan
September 30, 2026
Berita Nasional
Bandara Singkawang Kembali Layani Penerbangan 1 Oktober2026
September 29, 2026
Religi
Kemenhaj Benahi Tata Kelola Penyelenggaraan Umrah
September 29, 2026
Olahraga
Leo/Daniel Taklukkan Liang/Wang di Final Asian Games 2026
September 29, 2026

Stay Connected

49 Follow
212 Follow

Berita Terkait

Berita Nasional

Dukung Program Perumahan Gentengisasi, Mendagri Bahas Rencana Pembangunan 2.200 Rumah Papua Pegunungan

September 30, 2026
Berita Nasional

Bandara Singkawang Kembali Layani Penerbangan 1 Oktober2026

September 29, 2026
Berita Nasional

NYK Tambah Layanan Ekspor Kendaraan dari Patimban

September 29, 2026
Berita Nasional

Kapolri Pastikan Pengamanan Muktamar Muhammadiyah

September 29, 2026
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Reading: Transmigran Gerbang Mas Perkasa dan TEP UI Sulap Lahan Tandus Jadi Pekarangan
Share
Follow US
©2023 updatecirebon.com - All Rights Reserved.
berita cirebon
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?