UPDATECIREBON.COM – Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Plered, Cirebon sukses mengadakan Perkemahan Jambore Ranting dan Peringatan Hari Pramuka ke-63. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, yakni pada Sabtu hingga Minggu, 24-25 Agustus 2024, bertempat di Kompleks Yayasan Pondok Pesantren Abu Manshur, Jl. Nyi Gede Cangkring, Kaliwulu, Plered, Cirebon.
Perkemahan ini mengusung tema “Berjiwa Pancasila Menjaga NKRI,” dan diikuti oleh perwakilan siswa-siswi dari berbagai sekolah dasar di wilayah sekitar Plered, Cirebon antara lain SDN 1 Panembahan, SDN 3 Panembahan, SDN 1 Trusmi Wetan, SDN 1 Trusmi Kulon, SDN 1 Wotgali, SDN 1 Gamel, SDN 1 Sarabau, SDN 2 Sarabau, SDN 1 Kaliwulu, SDN 2 Kaliwulu, SDN 3 Kaliwulu, SDN 1 Tegalsari, SDN 2 Tegalsari, SDN 3 Tegalsari, SDN 1 Cangkring, SDN 2 Cangkring, SDN 1 Pangkalan, SDN 2 Pangkalan, serta SDIT Alief Madyah.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang berkumpulnya para siswa, tetapi juga dihadiri oleh para guru pembina pramuka, seluruh pembina kwarran Plered, serta penegak dari Yayasan Salafiyah dan Yayasan Pondok Pesantren Abu Manshur Cirebon. Kehadiran para pejabat setempat, seperti para Mabigus kecamatan Plered, Kepala Korwil Bidikcam Plered, Polsek Plered, Danramil Plered, Camat Plered, serta perwakilan dari Puskesmas Plered, turut memeriahkan acara ini, khususnya saat upacara pembukaan.
Perkemahan ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya mendidik siswa untuk menjadi pribadi yang mandiri, berjiwa Pancasila, serta mampu mengamalkan nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma dalam kehidupan sehari-hari. Dalam dua hari tersebut, para peserta terlibat dalam berbagai aktivitas yang dirancang untuk melatih ketangguhan, kecerdasan, serta kreativitas siswa.

Di antara kegiatan yang paling menarik adalah pencarian jejak yang menantang kemampuan fisik dan mental siswa. Selain itu, terdapat berbagai permainan yang dirancang untuk meningkatkan kecerdasan dan kerjasama di antara para peserta. Puncak acara adalah api unggun yang menjadi ajang ekspresi seni, di mana para siswa menampilkan kreativitas mereka melalui berbagai pertunjukan.
Kegiatan yang penuh makna ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana pendidikan, tetapi juga sebagai medium untuk mempererat tali persaudaraan di antara para peserta, sekaligus menanamkan rasa cinta tanah air dan kebanggaan terhadap Gerakan Pramuka.
Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, Jambore Ranting dan Peringatan Hari Pramuka ke-63 ini diharapkan dapat menjadi tradisi tahunan yang terus membangun karakter siswa.
Penulis: AA.Ayip
Editor: Ahmad
