By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Update CirebonUpdate CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Reading: Wapres Pastikan Langkah Terpadu Penanganan Dampak Bencana Kekeringan Kabupaten Puncak, Papua Tengah
Share
Update CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Search
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Follow US
Update Cirebon > Berita Nasional > Wapres Pastikan Langkah Terpadu Penanganan Dampak Bencana Kekeringan Kabupaten Puncak, Papua Tengah
Berita Nasional

Wapres Pastikan Langkah Terpadu Penanganan Dampak Bencana Kekeringan Kabupaten Puncak, Papua Tengah

Muhajir
Last updated: 2023/08/02 at 12:30 PM
Muhajir Published August 2, 2023
Share
SHARE

UPDATECIREBON.COM – Merespons bencana kekeringan di Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah yang terjadi sejak awal Juni 2023, Wakil Presiden K.H. Ma’ruf Amin selaku Ketua Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) memanggil pimpinan kementerian/lembaga (K/L), Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan Kepala Kepolisian Negara RI (Kapolri), guna memastikan berbagai langkah penanganan dalam masa tanggap darurat ini.

“Jadi, seperti Saudara tahu bahwa sudah terjadi kekeringan di sana (Kabupaten Puncak) dan cuaca ekstrem dan yang meninggal itu bukan karena kelaparan, tapi karena diare dan karena cuaca,” tuturnya mengawali keterangan pers usai memimpin rapat terbatas, di Kediaman Resmi Wapres, Jalan Diponegoro Nomor 2, Jakarta Pusat, Rabu (02/08/2023).

Lebih lanjut, Wapres mengatakan, menyikapi masa tanggap darurat hingga 7 Agustus 2023 ini, sejumlah K/L, Panglima TNI, dan Kapolri beserta pemerintah daerah dan lembaga keagamaan telah berkolaborasi mendistribusikan bantuan logistik, bantuan kesehatan, dan sarana dan prasarana lain guna menyelamatkan penduduk yang kehilangan stok bahan pangan.

“Mengenai bantuan kepada mereka, pertama, sekarang ada masa darurat itu, tanggap darurat ditetapkan satu minggu. Kita sepakat ini ditambah, untuk sementara ini kita tambah menjadi dua minggu. Jadi, dua minggu nanti, yang pertama, kita evaluasi lagi,” jelasnya.

Namun, Wapres menjelaskan, pengiriman logistik hingga ke tangan masyarakat ini terkendala dua hal, yaitu faktor cuaca dan transportasi. Ia menyebut, akses distribusi hanya dimungkinkan dari jalur udara, tetapi terkendala cuaca.

Oleh karena itu, imbuhnya, pemerintah tengah mencari solusi untuk cara pendistribusian, supaya masyarakat tidak perlu memanggul sendiri bantuan yang dikirimkan kepada mereka.

“Hal-hal yang bisa kita atasi, ya kita bersiap saja untuk mengantisipasi,” ucap Wapres.

“Hanya memang distribusi ke tempat-tempat yang ini juga menjadi kendala yang sedang dicari solusinya, selain dipanggul ini apa,” sambungnya.

Tidak hanya itu, Wapres juga memiliki rencana aksi, pemerintah pusat harus segera menyiapkan langkah-langkah terpadu selama masa pemulihan bencana dalam beberapa bulan ke depan serta memulai penyusunan strategi besar pembangunan sentra-sentra pangan di daerah-daerah rawan bencana kekeringan di kawasan pegunungan Papua.

Melalui rapat internal ini, dipastikan langkah kolaborasi antara pusat dan daerah, lembaga keagamaan, lembaga masyarakat, ataupun berbagai sukarelawan dalam menyelamatkan korban di masyarakat, dan bersamaan pula, dikelola strategi yang berkelanjutan di wilayah Pegunungan Papua.

Hadir mendampingi Wapres dalam keterangan pers ini, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Moh. Mahfud MD; Panglima TNI Yudo Margono; Wakapolri Agus Andrianto; Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana Rustian; Staf Khusus Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi Masduki Baidlowi; dan Direktur Supply Chain dan Pelayanan Publik Badan Urusan Logistik Mokhamad Suyamto.(AM)

Rekomendasi

Ciayumajakuning

Ketua DPRD Kota Cirebon Hadiri HLM TPID dan TP2DD

Olahraga

Pep Guardiola Ucapkan Selamat Ke Arsenal

Featured

NTSB Tutup Sementara Sistem Docket Usai Audio Pilot Korban Kecelakaan UPS Direkonstruksi AI

Ciayumajakuning

KTNA Dukung Modernisasi Pertanian PM-AAS di Indramayu

Muhajir August 2, 2023 August 2, 2023
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Leave a comment Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Berita Nasional
AS Berpeluang Capai Kesepakatan Sementara dengan Iran soal Nuklir
May 25, 2026
Featured
NTSB Tutup Sementara Sistem Docket Usai Audio Pilot Korban Kecelakaan UPS Direkonstruksi AI
May 25, 2026
Berita Nasional
Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan untuk Pemulihan Pascabencana Sumatera
May 25, 2026
Berita Nasional
Kemendagri Luncurkan Instrumen Monev
May 25, 2026

Stay Connected

49 Follow
212 Follow

Berita Terkait

Berita Nasional

AS Berpeluang Capai Kesepakatan Sementara dengan Iran soal Nuklir

May 25, 2026
Berita Nasional

Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan untuk Pemulihan Pascabencana Sumatera

May 25, 2026
Berita Nasional

Kemendagri Luncurkan Instrumen Monev

May 25, 2026
Berita Nasional

Sekjen Kemendagri Minta Bulog Percepat Distribusi Minyak Goreng ke Indonesia Timur

May 25, 2026
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Reading: Wapres Pastikan Langkah Terpadu Penanganan Dampak Bencana Kekeringan Kabupaten Puncak, Papua Tengah
Share
Follow US
©2023 updatecirebon.com - All Rights Reserved.
berita cirebon
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?