UPDATECIREBON.COM – Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama RI, Hilman Latief, memastikan proses pelayanan ibadah haji 2024 berjalan lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Salah satu peningkatannya terkait dengan kuota jemaah haji.
Hilman Latief menyebutkan bahwa tahun ini Indonesia memiliki kuota haji terbesar, yaitu lebih dari 241 ribu jemaah. Kuota tersebut terbagi menjadi dua, yakni jemaah haji reguler dan jemaah haji khusus.
“Untuk jemaah yang diberangkatkan oleh Kementerian Agama, terdapat 213.553 jemaah reguler. Namun, ada 45 jemaah reguler dan 200 jemaah haji khusus yang tidak bisa berangkat,” ujar Hilman dalam acara Coffee Morning bersama jurnalis dengan tema “Sukses Haji 2024” di Hotel Aryaduta, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (15/7).
Biasanya, jumlah jemaah haji yang tidak bisa berangkat mencapai 1.000 hingga 1.500 orang. Namun, tahun ini hanya 245 jemaah yang tidak bisa berangkat haji karena meninggal dunia, sakit, atau alasan lain yang tidak dapat digantikan oleh jemaah lain.
“Situasi ini menunjukkan bahwa kami berhasil memaksimalkan serapan kuota yang diberikan kepada pemerintah Indonesia. Kepercayaan dari Kerajaan Arab Saudi terhadap serapan kuota kita juga alhamdulillah dapat kami jawab dengan baik,” ucap Hilman.
Hilman menambahkan bahwa proses penyelenggaraan haji di tanah air, khususnya terkait penerbangan jemaah haji dari Indonesia ke Arab Saudi, berjalan dengan lancar.
Meski terdapat beberapa kendala keterlambatan pada pesawat pengantar jemaah haji, secara keseluruhan jemaah dapat diantar dan dipulangkan dengan baik.
“Penyelenggaraan haji di tanah air juga alhamdulillah lancar. Ada beberapa pesawat yang mengalami keterlambatan, tapi sejauh ini jemaah bisa diterbangkan ke tanah suci,” pungkasnya.
Reporter: Nizam
Editor: Alwi
