By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Update CirebonUpdate CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Reading: Sekjen Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sebut Transglobal Leadership Kunci Wujudkan Keberlanjutan
Share
Update CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Search
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Follow US
Update Cirebon > Berita Nasional > Sekjen Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sebut Transglobal Leadership Kunci Wujudkan Keberlanjutan
Berita Nasional

Sekjen Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sebut Transglobal Leadership Kunci Wujudkan Keberlanjutan

Muhajir
Last updated: 2024/06/27 at 3:30 AM
Muhajir Published June 27, 2024
Share
SHARE

UPDATECIREBON.COM – Sekretaris Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Bambang Hendroyono, memberikan kuliah umum bertajuk Transglobal Leadership untuk Mewujudkan Keberlanjutan kepada ratusan mahasiswa Universitas Udayana di Denpasar, Selasa (25/06).

Bambang menjelaskan, dalam sebuah landscape-seascape, sistem sosial manusia sangat mempengaruhi dan dipengaruhi oleh kondisi keberlanjutan landscape-seascape. Salah satu aspek penting sistem sosial manusia tersebut adalah terkait kelembagaan, yaitu tata kelola dan kepemimpinan (leadership).

“Kepemimpinan transglobal dapat didayagunakan untuk melakukan mobilisasi dan orkestrasi sumber daya berbagai pihak dalam sistem sosial manusia untuk menyelenggarakan sustainable forest management, environmental governance, dan carbon governance dalam mencapai keberlanjutan,” jelas Bambang.

Selanjutnya, Bambang mendorong agar Universitas Udayana menyiapkan para mahasiswanya menjadi pemimpin transglobal yang mampu menjawab peluang dan tantangan untuk mewujudkan keberlanjutan.

“Tantangan untuk memperkuat keberlanjutan dan menjawab tantangan megatren dunia menjadi semakin komplek dan penuh ketidakpastian (uncertainty) dengan adanya isu perubahan iklim. Keberhasilan memperkuat ketahanan iklim dan ketahanan pangan, energi, dan air, serta keanekaragaman hayati dapat memperkuat jaminan keberlanjutan kehidupan manusia di masa depan,” papar Bambang.

Untuk itu, Bambang menjelaskan bahwa kebijakan Kementerian LHK adalah wajah pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Kebijakan Kementerian LHK ditujukan untuk menjaga peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat secara berkesinambungan, menjaga keberlanjutan kehidupan sosial masyarakat, menjaga kualitas lingkungan hidup, serta pembangunan yang inklusif dan terlaksananya tata kelola yang mampu menjaga peningkatan kualitas kehidupan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

“Pengembangan dan penerapan Undang-Undang nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja yang kemudian menjadi Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Perppu Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja, serta peraturan-peraturan turunannya merupakan inovasi dan terobosan kebijakan yang memfasilitasi, mempermudah dan mengintegrasikan proses perizinan berusaha secara elektronik untuk meningkatkan daya saing investasi Indonesia dengan tetap memperkuat integrated landscape-seascape management untuk mewujudkan keberlanjutan,” tambah Bambang.

Hal itu dilakukan dengan menegaskan posisi dan peran instrumen tata lingkungan, mulai dari Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS), Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL), UKL-UPL, Audit Lingkungan Hidup, hingga Daya Dukung dan Daya Tampung Lingkungan Hidup (D3TLH) dalam perizinan berusaha yang bertujuan untuk membangun keterkaitan keberlanjutan di level landscape-seascape dengan keberlanjutan di level tapak.

“Prinsip dasar pengembangan dan penerapan instrumen tata lingkungan adalah memperkuat aspek keberlanjutan di level landscape dan tapak dalam pelaksanaan tata kelola perizinan berusaha dan pengembangan investasi,” jelas Bambang.

Merujuk pada arahan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya, Bambang menjelaskan bahwa tindakan nyata dan implementasi dalam upaya aksi lingkungan adalah kunci, peran pemuda sebagai kolaborator utama Indonesia, serta pemulihan berkelanjutan dan inklusif harus menjadi fokus bersama.

Sementara itu, Direktur Pascasarjana Universitas Udayana, I Wayan Budiasa, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Universitas Udayana turut serta menyiapkan pemimpin-pemimpin bangsa yang memahami keberlanjutan.

“Melalui kerja sama dengan Kementerian PPN/Bappenas dan OJK, sejak tahun kemarin Universitas Udayana telah membuka program studi Pembangunan dan Keuangan Berkelanjutan pada Program Magister Pascasarjana. Kami juga mendorong agar isu keberlanjutan diinternalisasi ke dalam kurikulum program Sarjana dan program Diploma Universitas Udayana,” imbuh Wayan.

Menurut Bambang, seorang pemimpin transglobal yang sukses akan memperlihatkan efektivitas dan kesuksesan kepemimpinannya, kinerja organisasi yang dipimpinnya pun akan baik, dan yang tak kalah penting landscape-seascape akan dikelola secara terpadu dan berkelanjutan.

“Pemimpin transglobal harus dapat mendorong proses pemulihan ekosistem menjadi aksi bersama dan mendorong perubahan yang signifikan pada sikap dan perilaku manusia. Kepemimpinan transglobal menciptakan sinergi dan kolaborasi dalam mewujudkan keberlanjutan,” pungkas Bambang.

Reporter: Fath
Editor: Alwi

Rekomendasi

Berita Nasional

Dukung Program Perumahan Gentengisasi, Mendagri Bahas Rencana Pembangunan 2.200 Rumah Papua Pegunungan

Berita Nasional

Bandara Singkawang Kembali Layani Penerbangan 1 Oktober2026

Berita Nasional

Atasi Kelangkaan Air, Tim Ekspedisi Patriot dan Warga Klamono Kolaborasi Salurkan Air Kolam

Berita Nasional

NYK Tambah Layanan Ekspor Kendaraan dari Patimban

Muhajir June 27, 2024 June 27, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Leave a comment Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Featured
Benarkah AHY Ditunjuk Gantikan Gibran?
October 2, 2026
Featured
Hoaks Uang Rp18.000 Bergambar Prabowo-Gibran
October 1, 2026
Berita Nasional
Tutup Rangkaian Kriyanusa 2026, Mendagri Tito: Potensi Kerajinan Indonesia Luar Biasa
October 1, 2026
Berita Nasional
Dukung Program Perumahan Gentengisasi, Mendagri Bahas Rencana Pembangunan 2.200 Rumah Papua Pegunungan
September 30, 2026

Stay Connected

49 Follow
212 Follow

Berita Terkait

Berita Nasional

Tutup Rangkaian Kriyanusa 2026, Mendagri Tito: Potensi Kerajinan Indonesia Luar Biasa

October 1, 2026
Berita Nasional

Dukung Program Perumahan Gentengisasi, Mendagri Bahas Rencana Pembangunan 2.200 Rumah Papua Pegunungan

September 30, 2026
Berita Nasional

Transmigran Gerbang Mas Perkasa dan TEP UI Sulap Lahan Tandus Jadi Pekarangan

September 30, 2026
Berita Nasional

Bandara Singkawang Kembali Layani Penerbangan 1 Oktober2026

September 29, 2026
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Reading: Sekjen Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sebut Transglobal Leadership Kunci Wujudkan Keberlanjutan
Share
Follow US
©2023 updatecirebon.com - All Rights Reserved.
berita cirebon
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?