By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Update CirebonUpdate CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Reading: Sekjen Kemendagri Tekankan Pentingnya Pemda Perhatikan Pelayanan Kesehatan Primer
Share
Update CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Search
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Follow US
Update Cirebon > Berita Nasional > Sekjen Kemendagri Tekankan Pentingnya Pemda Perhatikan Pelayanan Kesehatan Primer
Berita Nasional

Sekjen Kemendagri Tekankan Pentingnya Pemda Perhatikan Pelayanan Kesehatan Primer

Muhajir
Last updated: 2024/02/29 at 1:26 PM
Muhajir Published February 29, 2024
Share
SHARE

UPDATECIREBON.COM – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Suhajar Diantoro menekankan pentingnya pemerintah daerah (Pemda) memperhatikan pelayanan kesehatan primer. Dia menegaskan, Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) maupun Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) merupakan ujung tombak fasilitas kesehatan di tengah masyarakat.

“Dulu waktu awal-awal karena keterbatasan dana, satu Puskesmas satu kecamatan, setelah itu satu kecamatan ada yang [memiliki] lebih satu Puskesmas,” kata Suhajar dalam Pertemuan Perencanaan Pembangunan Pelayanan Kesehatan sampai Tingkat Desa Tahun 2025-2027 di Hotel Pullman Central Park, Jakarta, Rabu (28/2/2024).

Dia menegaskan, memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat merupakan bagian upaya mewujudkan salah satu tujuan bernegara, yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah daerah Indonesia. “Melindungi bukan hanya dari serangan luar misalnya, termasuk melindungi rakyat dari gigitan nyamuk, itu artinya negara melindungi,” ujarnya.

Menurutnya, upaya yang perlu ditingkatkan saat ini adalah bagaimana mencegah adanya orang sakit dengan terus menyosialisasikan pentingnya menjaga kesehatan. Langkah tersebut dinilai lebih efektif ketimbang menekankan pada pengobatan.

Lebih lanjut, Suhajar menekankan, kesehatan merupakan salah satu variabel untuk mengukur kemajuan suatu negara maupun daerah. Variabel kesehatan itu meliputi tingginya harapan hidup dan tingkat kematian bayi maupun ibu saat melahirkan. “Maka, kepala dinas kesehatan harus punya data, by name by address siapa itu orangnya [ibu hamil dengan risiko tinggi],” ujarnya.

Suhajar mengatakan, upaya menyelamatkan ibu hamil dengan risiko tinggi tidak hanya tanggung jawab dokter. Namun, tugas itu juga menjadi tanggung jawab kepala daerah dan jajarannya. Karena itu, dukungan anggaran terlebih pada urusan kesehatan yang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah (Pemda) diperlukan.

“Jadi ini saya mohon kawan-kawan Bappeda, Anda punya data lengkap masing-masing di tempat Anda, jadi intinya nanti kita akan meningkatkan layanan primer sampai ke desa dan memberdayakan Posyandu, gunakan seluruh sumber daya yang ada di lapangan untuk membantu Pak Menkes,” tandasnya.
(AM)

Rekomendasi

Religi

Presiden Prabowo Minta Biaya Jemaah Haji Tetap Ringan

Berita Nasional

Atasi Kelangkaan Air, Tim Ekspedisi Patriot dan Warga Klamono Kolaborasi Salurkan Air Kolam

Religi

DSN MUI Desak Dana Lender Dana Syariah Dikembalikan

Berita Nasional

Hari ke-12 Pencarian KMP Virgo Transport 8, Kemenhub Kirim KN Kunyit Angkut Reefer Container

Muhajir February 29, 2024 February 29, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Leave a comment Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Featured
Hoaks Uang Rp18.000 Bergambar Prabowo-Gibran
October 1, 2026
Berita Nasional
Tutup Rangkaian Kriyanusa 2026, Mendagri Tito: Potensi Kerajinan Indonesia Luar Biasa
October 1, 2026
Berita Nasional
Dukung Program Perumahan Gentengisasi, Mendagri Bahas Rencana Pembangunan 2.200 Rumah Papua Pegunungan
September 30, 2026
Berita Nasional
Transmigran Gerbang Mas Perkasa dan TEP UI Sulap Lahan Tandus Jadi Pekarangan
September 30, 2026

Stay Connected

49 Follow
212 Follow

Berita Terkait

Berita Nasional

Tutup Rangkaian Kriyanusa 2026, Mendagri Tito: Potensi Kerajinan Indonesia Luar Biasa

October 1, 2026
Berita Nasional

Dukung Program Perumahan Gentengisasi, Mendagri Bahas Rencana Pembangunan 2.200 Rumah Papua Pegunungan

September 30, 2026
Berita Nasional

Transmigran Gerbang Mas Perkasa dan TEP UI Sulap Lahan Tandus Jadi Pekarangan

September 30, 2026
Berita Nasional

Bandara Singkawang Kembali Layani Penerbangan 1 Oktober2026

September 29, 2026
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Reading: Sekjen Kemendagri Tekankan Pentingnya Pemda Perhatikan Pelayanan Kesehatan Primer
Share
Follow US
©2023 updatecirebon.com - All Rights Reserved.
berita cirebon
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?