By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Update CirebonUpdate CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Reading: MUI Imbau Masyarakat Tidak Sekolahkan Anak Di Ponpes Al-Zaytun Indramayu
Share
Update CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Search
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Follow US
Update Cirebon > Ciayumajakuning > MUI Imbau Masyarakat Tidak Sekolahkan Anak Di Ponpes Al-Zaytun Indramayu
Ciayumajakuning

MUI Imbau Masyarakat Tidak Sekolahkan Anak Di Ponpes Al-Zaytun Indramayu

Muhajir
Last updated: 2023/06/17 at 1:26 PM
Muhajir Published June 17, 2023
Share
SHARE

UPDATECIREBON.COM – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Indramayu mengeluarkan imbuan kepada masyarakat untuk tidak sekolahkan anak di Mahad Al Zaytun.

Menurut Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Indramayu KH M Syatori, Pondok Pesantren yang dipimpin Syekh Panji Gumilang itu, dinilai mengajarkan ajaran yang menyimpang dari ajaran Islam.

“Pertama, syariat yang dilakukan di Al Zaytun, sangat tidak sama dengan yang tata cara peribadatan umat Islam pada umumnya,” sebut KH M Syatori dalam tayangan video, Sabtu 17 Juni 2023.

Ajaran-ajaran yang diberikan kepada para santri, menurut KH M Syatori, sangat jauh berbeda dengan ajaran syariat-syariat Islam.

“Sholatnya, puasanya, hajinya, bahakan viral di media sosial, bahwa haji tidak harus ke Mekkah dan Madinah cukup haji di Indonesia, karena disamakan bahwa negara Indonesia adalah negara yang suci,” sebutnya.

KH Syatori mengatakan, tata cara beribadah yang dilakukan di Ponpes Al Zaytun berbeda dengan cara beribadah umat Islam pada umumnya. 

Untuk itu, MUI Indramayu meminta kepada masyarakat untuk tidak sekolahkan anaknya di Mahad Al Zaytun.

“Kami menghimbau kepada masyarakat Indramayu khususnya, jangan ikut berpendidikan di Al Zaytun, sebab ketidaksamaan akidah, tidak ada kesamaan cara pandang beribadah,” himbaunya.

Lebih lanjut KH Syatori menerangkan, syariat-syariat yang dilakukan oleh Al Zaytun terkesan dipaksakan.

“Dengan alasan jangan sampai terjadi kontradiksi dengan masyarakat dengan para orang tua dan sebagainya,” sambung KH Syatori.

Sebelumnya, sejumlah dugaan penyimpangan Ponpes Al-Zaytun dijelaskan Pakar LBM PBNU Jabar, Kiai Yazid Fatah, bahwa penyimpangan istidlal Al-Zaytun yang dimaksud karena beberapa hal. Yakni, makna ‘Tafassahu’ dalam ayat bukan memerintahkan untuk menjaga jarak dalam barisan salat, namun merenggangkan tempat untuk mempersilakan orang lain menempati majelis agar kebagian tempat duduk.

Selanjutnya, bertentangan dengan hadits sahih yang secara tegas menganjurkan merapatkan barisan salat. “Kemudian bertentangan dengan ijma atau kesepakatan para ulama perihal anjuran merapatkan barisan salat,” katanya didampingi sejumlah pengurus PWNU Jabar.(am).

Rekomendasi

Muhajir June 17, 2023 June 17, 2023
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Leave a comment Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Berita Nasional
Sambut Mudik Lebaran 2026, Tiket Kereta Api Reguler Terjual 382.047 Tiket
February 3, 2026
Berita Nasional
Angkut 47,4 Juta Pelanggan Sepanjang 2025, Kereta Api Jarak Jauh KAI Jaga Emisi Karbon Tetap Terkendali
February 3, 2026
Berita Nasional
KAI Angkut 983.036 Ton Barang Non Batu Bara Selama Januari 2026, Perkuat Rantai Pasok Nasional
February 2, 2026
Berita Nasional
Menag Salurkan Bantuan Rp596 Juta untuk Madrasah, Guru, dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua
February 1, 2026

Stay Connected

49 Follow
212 Follow

Berita Terkait

Ciayumajakuning

Lagu “Kamu yang di Bangku Depan” Thalia Digemari Masyarakat Pantura, Geser Lagu Penyanyi Papan Atas

January 27, 2026
Ciayumajakuning

Banser Kota Cirebon Bersama Warga Benda Kerep Bangun Bronjong Antisipasi Abrasi

January 22, 2026
Ciayumajakuning

PC GP Ansor Kota Cirebon Gelar Rakorcab, Perkuat Kolaborasi dan Sinergi dengan Polres Cirebon Kota Jaga Kondusifitas

January 18, 2026
Ciayumajakuning

PC GP Ansor Kota Cirebon Gelar Rakorcab 2026, Perkuat Soliditas Kader dan Kolaborasi Ekonomi Gotong Royong

January 17, 2026
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Reading: MUI Imbau Masyarakat Tidak Sekolahkan Anak Di Ponpes Al-Zaytun Indramayu
Share
Follow US
©2023 updatecirebon.com - All Rights Reserved.
berita cirebon
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?